High Dynamic Range (HDR)

Jumat, 29 Maret 2013

Untuk pertama kalinya saya melihat istilah HRD Photography dalam sebuah media social besatan google, saya bertanya-tanya apa sih HRD itu? Bagaimana caranya bisa menghasilkan gambar yang tajam dan kuat colourfull seperti itu?
Tanpa piker panjang jemariku pun langsung mengarah ke keyboard den mengetikkan keyword  HRD di mbah google. Berikut yang saya temukan tentang HDR;
inti dari teknikfoto HDR  High Dynamic Range – Jangkauan Dinamik Tinggi) ini adalah penggabungan beberapa foto yang berbeda eksposur menjadi sebuah foto. Karena foto tersebut adalah gabungan dari beberapa foto yang berbeda eksposur, maka hasil foto HDR akan memiliki jangkauan dinamik (dynamic range) yang lebih lebar/tinggi dari foto biasa. Itulah sebabnya teknik foto ini disebut “High Dynamic Range” atau disingkat HDR.
“Ok, saya mengerti sekarang! But wait, I need camera, and I don’t have any, damn”. Keberuntungan membawaku kepada seorang teman yang sedang narsis di hadapan kamera canon D1100 dengan fix lens. Ya, mereka membutuhkan orang yang mau meladeni kenarsisannya, dan saya mau. Singkat cerita, kamera itu pun aku pinjam. Dengan waktu yang singkat saya memilih objek seadanya untuk memraktekkan HDR Photography dan berikut hasilnya;

Dramatic Kendama


bagaimana kalo cuma satu foto dan pengen dibuat HRD? ya, itu juga yang saya pertanyakan, dan photoshop cs 5 mampu melakukannya. banyak tutorial yang bisa anda jumpai di google maupun di youtube. dan ini karya saya;

The Last Cigarette 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Mengenai Saya

MyPhd merupakan sinkatan dari My Photograph & Design

Pengikut

© 2010 MyPhD Photograph & Design Design by Dzignine
In Collaboration with Edde SandsPingLebanese Girls